Ingin Mimpi Bertemu Nabi, Ini Dia Caranya...!

|

Mimpi Bertemu Nabi Saw. merupakan peristiwa yang sangat amat langka. Sangat sedikit sekali orang yang bermimpi bertemu dengan Nabi Saw. Meskipun banyak mengaku-aku bermimpin bertemu Nabi, tapi pengakuan itu tidak bisa dibuktikan apakah yang datang dalam mimpinya itu benar Nabi atau bukan. Kenapa? Sebab, banyak orang yang tidak mengetahui sosok Nabi seperti apa.

Bagaimana cara Mengetahui Sosok Nabi Saw. itu seperti? jawabannya adalah dengan mempelajari kitab hadits. Dari situ, kita akan tahu bahwa Nabi Saw. itu seperti ini dan itu. Jangan-Jangan, orang yang datang di dalam mimpi Anda itu hanyalah jelmaan setan yang ingin memperdaya Anda, bukan benar-benar Nabi Saw. Sebab, orang yang bermimpi Nabi pasti akan mengalami perubahan pada sikap dan perilakunya, yaitu ia menjadi orang lebih baik perilaku dan akhlaknya, lebih kuat imannya, dan lebih rajin ibadahnya.

Lantas, bagaimana cara agar kita bisa didatangi oleh Nabi Saw. dalam mimpi? Tentang hal ini, Ust. Abdul Somad LC menjelaskan secara detail dan jelas, lengkap dengan kriteria sosok Nabi Muhammad Saw. Setelah mendengar penjelasan Ust. Abdul Somad ini, baru Anda dapat memastikan apakah yang datang dalam mimpi Anda itu benar Nabi Muhammad Saw. atau bukan. Semoga bermanfaat!


Cara Bebas dari Riba Bank

|

Riba adalah salah satu dosa besar yang sangat dibenci oleh Allah Swt. Namun sayangnya, banyak orang tanpa menyadari telah terjerumus ke dalam perbuatan tercela ini. Tidak sedikit umat muslim yang memperoleh sebagian hartanya dari hasil riba. Salah satu contoh riba yang nyata, menurut kesepakatan ulama, adalah bunga bank. Sekarang, di zaman modern ini, siapa yang tak menyimpan uangnya di bank? Hampir semua orang menyimpan uang di bank. Mereka memiliki rekening untuk memudahkan dalam transaksi. Tapi, entah disadari atau tidak, bunga bank itu adalah Riba.

Tapi tenang, ada cara agar terbebas dari riba bunga bank ini. Anda dapat tetap menyimpan uang di bank, tapi tidak memakan riba. Bagaimana caranya? Berikut adalah cara membebaskan diri dari riba bunga bank, berdasarkan pendapat Ust. Abdul Somad LC. Semoga bermanfaat dan menginspirasi!


Cara Mudah Move On dari Mantan

|

Bagi sebagian orang, move on merupakan sesuatu yang sangat sulit. Bahkan saking sulitnya, ada orang yang tak bisa move on dari mantannya walau sudah menikah. Ia masih terbayang-bayang oleh wajah sang mantan. Akibatnya, hal itu mempengaruhi hubungannya dengan suaminya. Ia menjadi acuh dan dingin pada suami. atau sebaliknya, ia (bila laki-laki) menjadi kurang perhatian pada istrinya. Oleh karena itu, move on sangat penting bagi Anda yang putus dengan pacar guna mengarungi masa depan yang lebih cerah.

Pertanyaannya, bagaimanakah cara move on itu? Sebenarnya, untuk move on dari mantan tidak terlalu sulit. Saya setuju dengan pendapat dari seorang ustadz kondang saat ini, yaitu Ust. Abdul Somad. Beliau menjelaskan tata cara move on dari mantan dengan begitu jelas dan mudah. Mau tahu bagaimana pendapat beliau dan penjelasan beliau tentang cara move on? Simaklah cuplikan videonya di bawah ini. Semoga setelah membaca video tersebut, Anda bisa segera moven on dari mantan Anda. Amin!


Hanya dengan Pasta Gigi Wajah Mulus Bebas Jerawat...! Cara Mengobati Jerawat dengan Pasta Gigi

|


Punya jerawat membandel di wajah? Tenang, gunakan saja pasta gigi untuk mengobatinya. Pasta gigi? Ya, pasta yang digunakan untuk gosok gigi itu loh... Pasta gigi berkhasiat mengeringkan jerawat, sehingga sangat efektif digunakan sebagai obat jerawat. Tapi harus dilakukan dengan aturan loh.... Bagaimana caranya? Video Hanya dengan Pasta Gigi Wajah Mulus Bebas Jerawat...! Cara Mengobati Jerawat dengan Pasta Gigi ini menjelaskan caranya. Silahkan Anda simak dan tonton ya...
Hanya dengan Pasta Gigi Wajah Mulus Bebas Jerawat...! Cara Mengobati Jerawat dengan Pasta Gigi

Ini Dia Pertanyaan yang Sering Ditanyakan Wanita tentang Seks agar Cepat Hamil

|


Banyak Wanita merasa malu untuk menanyakan pertanyaan seputar hal-hal yang bisa membuat hamil. Dalam hal ini, mereka malu untuk bertanya seputar hubungan intim yang bisa mempercepat kehamilan. Tapi, bagi Anda yang malu untuk bertanya, jangan khawatir. Sebab video ini menyajikan sembilan pertanyaan populer yang menurut para ahli merupakan pertanyaan-pertanyaan yang sering diutarakan oleh wanita tentang seks dan kehamilan. Silahkan Anda simak dan cari tahu jawaban dari pertanyaan Anda di sini.
Ini Dia Pertanyaan yang Sering Ditanyakan Wanita tentang Seks agar Cepat Hamil


Cara Alami Mengatasi Perut Kembung pada Bayi yang Benar

|


Buah Hati Anda sering menangis tanpa sebab? Saat tidur tiba-tiba dia bangun dan menjerit seperti kesakitan? Waspadalah, mungkin saja penyebabnya adalah perut kembung. Ya, perut kembung pada bayi akan membuat si bayi menangis tanpa sebab. Perut kembung akan membuatnya kesakitan di bagian perut. Nah, bila benar buah hati anda mengalami perut kembung, maka Anda harus segera mangatasinya.
Bagaimana caranya? Dalam video Cara Alami Mengatasi Perut Kembung pada Bayi yang Benar ini saya menyajikan empat cara mudah yang bisa dilakukan oleh para ibu terhadap buah hatinya yang mengalami perut kembung. Silahkan pilih salah satu dari empat cara dalam video ini Cara Alami Mengatasi Perut Kembung pada Bayi yang Benar.
Cara Alami Mengatasi Perut Kembung pada Bayi yang Benar


Cara Alami Mengatasi Perut Kembung pada Orang Dewasa

|


Mengalami perut kembung membuat perut berasa tidak nyaman. Perut kembung diakibatkan oleh kelebihan gas di dalam usu dan perut. BIla tidak diatasi segera, perut kembung dapat mengganggu aktivitas.
Nah, pada video Cara Alami Mengatasi Perut Kembung pada Orang Dewasa ini, saya menyajikan beberapa tips untuk mengatasi perut kembung pada orang dewasa laki-laki maupun perempuan. Silahkan Anda simak dan pilih salah satu untuk mengatasi perut kembung Anda. Semoga bermanfaat!
Cara Alami Mengatasi Perut Kembung pada Orang Dewasa


Cara Pintar Menangkal dan Mencegah Serangan Jantung

|



Serangan Jantung merupakan penyakit mematikan nomor satu di dunia bagi laki-laki. Karena itu, serangan jantung sangat ditakuti. Tapi sayang, tidak ada seorang pun yang bisa memastikan dirinya terbebas dari penyakit mematikan ini. Kenapa? karena penyakit ini disebabkan oleh tidak berfungsinya organ jantung manusia. BIla organ jantung tak berfungsi, maka suplai darah ke seluruh tubuh menjadi terganggu hingga berhenti. BIla sudah begitu, maka kematian menjadi akhir paling tragis.
Memang, kita tidak bisa menghindari penyakit jantung, tapi setidaknya kita bisa mencegah agar tidak sampai terkena penyakit tersebut.
Pertanyaannya, bagaimana cara mencegahnya? Inilah yang diulas dalam video Cara Pintar Menangkal dan Mencegah Serangan Jantung. Video tutorial ini menyajikan secara detail mengenai serangan jantung, mulai dari pengertian, penyebab, sampai pencegahannya. Semoga bermanfaat!
Cara Pintar Menangkal dan Mencegah Serangan Jantung


Jenis-Jenis Makanan untuk Jantung Sehat Agar Terhindar dari Serangan Jantung

|


Cara Mengatasi Sakit Pinggang Tanpa Ke Dokter

|


Cara Mengatasi Nyeri Pinggang Dengan Bawang Putih

|

Pernahkah Anda tiba-tiba sulit untuk berdiri saat duduk dan terasa sakit di bagian pinggang? Itu namanya nyeri atau sakit pinggang. Adapun penyebabnya adalah bisa karena keseleo, salah urat, saraf kejepit, atau karena mengangkat beban berat. Apapun penyebabnya, satu hal yang pasti bahwa sakit pinggang sangat menyakitkan. Jangan untuk berdiri, untuk duduk saja punggung terasa sangat sakit di area pinggang. Pada kasus yang agak parah, penderitanya sampai harus tidur dan tidak bisa bangun.

Tapi, bila Anda mengalami sakit atau nyeri pinggang, jangan khawatir. Sebab, bawang putih bisa menyembuhkannya. Ya, bawang putih adalah bahan dapur yang memiliki sejutar khasiat kesehatan. salah satunya adalah mengatasi sakit pinggang.

Bagaimana caranya? Cara mengatasi sakit pinggang dengan bawang putih sangat mudah. Video turorial berikut ini menjelaskannya dengan detail dan praktis. Silahkan Anda simak dan ikuti langkah-langkah. Semoga bermanfaat!


8 Cara Ampuh Mengobati Sakit Gigi

|

Sakit gigi merupakan salah satu gangguan pada mulut yang terjadi pada gigi. Sakit gigi memang lumrah terjadi. Tapi, sakit gigi ini bila dibiarkan akan menyebabkan masalah pada kesehatan. Selain itu, Sakit gigi juga dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Bayangkan saja, saat sedang asyik-asyiknya bekerja, tiba-tiba timbul rasa nyeri cenat cenut pada gigi. Karena rasa nyeri itu, maka kita tidak bisa menuntaskan pekerjaan. Dan kebanyakan, orang yang menderita sakit gigi biasanya malas untuk beraktivitas. Ia akan lebih suka berada di tempat tidur. Bagaimana mau beraktivitas, bila rasa nyeri itu membuat kita tidak fokus?

Sakit gigi ada banyak penyebabnya, salah satunya adalah gigi berlubang. Rasa Sakit yang ditimbulkannya pun tidak sepele. Rasa Sakit itu bahkan dapat membuat penderitanya sampai mengeluarkan air mata. Oleh karena itu, Sakit Gigi ini harus segera diobati agar tidak mengganggu aktivitas dan pekerjaan.

Lantas, bagaimana cara mengobati atau mengatasi sakit gigi cena cenut? Video tutorial ini menyajikan beberapa tips yang bisa dilakukan untuk mengatasi sakit gigi cenat cenut. Tips-tips ini dijamin ampuh dan dapat menyembuhkan sakit gigi dalam waktu cepat. Silahkan dicoba ya...


Cara Mengatasi Rambut Rontok dengan Bawang Putih

|

Apakah Anda mengalami masalah dengan rambut? Contohnya, rambut Anda sering rontok dalam jumlah yang tidak wajar. Waspadahal, masalah tersebut mungkin saja adalah yang disebut rambut rontok. Apakah rambut rontok itu berbahaya? Bila dibiarkan terus menerus, rambut rontok dapat menyebabkan kebotakan. Inilah salah satu bahaya dari rambut rontok.

Kebotakan merupakan masalah yang menjadi momok terutama bagi kaum pria. Saat seorang pria mengalami botak di kepalanya, otomatis ia akan minder dan malu saat bertemu dengan orang lain. Ya, kebotakan dapat menurunkan tingkat percaya diri seseorang, terutama pria.

Bagaimana dengan wanita? Sama. Wanita juga bisa terkena masalah ini. Bahkan, wanita lebih banyak yang mengalami rambut rontok ketimbang pria. Cuma, rambut rontok pada wanita sangat jarang menyebabkan kebotakan, karena rambut wanita lebih lebat daripada rambut pria.

Nah, bila Anda mengalami masalah dengan rambut Anda, seperti rambut tontok, segeralah mengatasinya. Jangan abaikan rambut rontok. Cegah sebelum terjadi kebotakan.

Bagaimana cara mengatasi rambut rontok itu? Nah, pada video tutorial ini, dijelaskan tentang tata cara mengobati rambut rontok dengan bahan alami, yaitu bawang putih. Ya, bawang putih yang sehari-hari menemani ibu-ibu di dapur ternyata efektif mengatasi rambut rontok. Hanya bermodalkan bawang putih, Anda akan terbebas dari masalah rambut, seperti rambut rontok.

Tapi, bagaimana cara melakukannya? Silahkan Anda tonton video ini. Selamat mencoba dan semoga bermanfaat!


Cara Sederhana Tampil Cantik Tanpa Make up

|



Setiap wanita pasti ingin selalu tampil cantik. Terbukti, setiap kali wanita berada di suatu tempat, pasti ia selalu melihat ke arah cermin atau kaca. Untuk apa? Untuk apalagi kalau bukan untuk membetulkan make upnya. Hal ini menjadi bukti bahwa wanita tidak bisa hidup tanpa make up. Tapi, apakah untuk tampil cantik itu harus dengan make up? Tidak.
Tampil cantik bisa dilakukan dengan cara alami tanpa make up. Tapi sayang, tidak banyak wanita yang mengetahui fakta ini. Bagi wanita-wanita yang sudah mengetahui caranya, ia cenderung lebih meninggalkan make up. Toh, tanpa make up ia sudah terlihat cantik.
Bagaimana dengan Anda? Apakah Anda masih bergantung pada make up untuk tampil cantik? Bila ya, maka mulai sekarang belajarlah untuk meninggalkan make up. Selain memiliki efek samping jangka pajang, make up juga hanya menghabiskan banyak uang. Tidak sedikit wanita yang merogoh kocek dalam hanya untuk membeli kosmetik.
Tapi, bagaimana cara agar bisa tampil cantik tanpa make up? Nah, jawaban dari pertanyaan ini dijawab oleh video tutorial berjudul “Cara Sederhana Tampil Cantik Tanpa Make Up” ini. Anda patut tonton video ini sampai selesai. Setelah itu, Anda bisa mengambil langkah untuk meninggalkan make up. Sekali lagi, video ini membuktikan bahwa cantik itu tidak harus make up. Cantik bisa diperoleh dengan cara-cara alami dan sederhana, yang mungkin Anda tidak pernah memikirkannya.
Ada 9 cara sederhana yang tersaji dalam video ini. Dengan mengikuti dan melakukan ke-9 cara tersebut, niscaya Anda akan selalu terlihat cantik alami tanpa make up. Tentunya, cara ini tidak cukup hanya dilakukan sekali saja, tapi harus konsisten. Ingat, setiap cara yang alami atau herbal itu hanya butuh satu kunci sukses, yakni konsisten.




Syarat-Syarat Thalak

|



Selain rukun thalak, hal berikutnya yang harus terpenuhi dalam thalak adalah syarat thalak. Syarat thalak ini ada dua jenis, yakni syarat yang berkaitan dengan pihak I (suami) dan syarat yang berkaitan dengan pihak II (istri). Pihak I adalah orang yang menjatuhkan thalak, sedangkan pihak II adalah orang yang dijatuhi thalak. Lantas, apa saja syarat-syarat yang harus dipenuhi oleh kedua belah pihak tersebut agar thalak yang dijatuhkan dianggap sah secara hokum? Berikut adalah uraiannya.
Pertama, syarat pihak I (suami). Untuk bisa menjatuhkan thalak, pihak I atau suami harus memenuhi persyaratan berikut:
·         Berkedudukan sebagai suami dari wanita yang akan diceraikan. Inilah syarat pertama yang wajib terpenuhi dalam thalak. Sebab, tidak sah thalak yang dijatuhkan oleh bukan suaminya, kecuali atas perintah suami. Misalnya, si A ingin menjatuhkan thalak kepada wanita yang bukan istrinya –katakanlah istri tetangganya--, maka lafazh thalaknya itu tidak sah dan tidak ada artinya secara hokum, karena ia bukanlah suami dari wanita tersebut. Syarat ini berdasarkan pada sabda Rasulullah Saw., “Tidaklah berlaku nazar seorang manusia pada suatu perkara yang bukan miliknya (tidak disanggupinya), tidak pula pemerdekaan pada hamba sahaya yang bukan miliknya, dan tidak pula thalak pada wanita yang bukan miliknya (bukan istrinya).” (HR. Tirmidzi, Abu Dawud, dan Ibnu Majah)
·         Baligh. Syarat kedua yang harus dipenuhi oleh pihak I untuk menjatuhkan thalak adalah baligh. Tidak sah dan tidak akan bermakna secara hokum apabila thalak itu dijatuhkan oleh orang yang belum balihg. Para ulama sepakat dengan hal ini. Alasannya, thalak merupakan perkara yang serius dan bukan main-main, sehingga tidak bisa dilakukan oleh seorang anak kecil. Pun dengan walinya.
·         Berakal sehat. Selain baligh, syarat lain yang harus dipenuhi oleh pihak I adalah berakal sehat. Dalam hal ini, tidak sah thalak yang diucapkan atau dijatuhkan oleh suami yang hilang akan, baik karena gila atau mabuk. Hal ini sebagaimana sabda Rasulullah Saw., “Tidak ada catatan (pahala dan dosa) bagi tiga macam orang, dan bagi orang gila sampai akalnya kembali normal.” (HR. Abu Dawud dan Ibnu Majah). Diterima dari Aisyah ra., dari Nabi SAW. bahwa beliau bersabda: “Dibebaskan dari tiga macam orang, yaitu dari orang tidur hingga ia bangun, dari anak kecil hingga ia dewasa dan dari orang gila hingga ia ingat atau sadar.” (H.R. Ahmad dan al-Arba’ah kecuali al-Tirmidzi. Hadits dianggap shahih oleh al-Hakim dan jug diriwayatkan oleh Ibnu Hibban).
·         Suami tidak dungu, bingung, pitam ataupun sedang tidur. Terkait dengan syarat ini, Rasulullah Saw. bersabda, “Setiap thalak boleh kecuali thalak anak kecil dan orang bodoh. Sedangkan dalil tidak sahnya thalak orang pitam dan orang tidur adalah hadits Nabi SAW. yang diriwayatkan oleh Ahmad dan al-Arba’ah selain al-Tirmidzi, sebagaimana yang telah dikemukakan di atas.
·         Niat yang ikhlas, tanpa paksaan. Pernah disinggung sebelumnya, bahwa thalak itu hanya sah apabila dilakukan dengan niat yang tulus dan sukarela, tanpa paksaan. Bila thalak itu dijatuhkan karena suatu paksaan, maka thalaknya itu dianggap tidak sah. Oleh karena itu, seorang suami yang dipaksa agar menthalak istrinya, tetapi hati kecilnya tidak rela, maka thalaknya tidak sah.
Kedua, Syarat pada pihak II (istri). Adapun syarat-syarat yang berkaitan dengan pihak yang diceraikan (istri), adalah sebagai berikut:
·         Berkedudukan sebagai istri dan masih berstatus istri.  Syarat ini menunjukkan bahwa seorang istri yang boleh dithalak adalah istri yang masih memiliki ikatan suami-istri yang sah. Dalam hal ini, ia masih berkedudukan sebagai istri dari suami yang menthalak. Jadi, bila seorang laki-laki menthalak wanita yang bukan istrinya atau tidak berada dalam masa iddah, maka thalaknya tidak sah.
·         Sang suami menunjuknya untuk dithalak. Syarat kedua bagi istri yang akan dithalak adalah harus ditunjuk oleh suami. Syarat kedua ini hanya berlaku bagi suami yang memiliki istri lebih dari satu.

Dalil-Dalil yang Membolehkan Thalak

|




Berdasarkan jenis-jenis thalak, maka pada hakikatnya Islam tidak melarang thalak selama dilakukan sesuai dengan aturan syariat. Sebagai bukti bahwa Islam tidak melarang thalak adalah adanya dalil-dalil yang membolehkan thalak, baik dari Al-Qur’an, hadits, maupun ijma’ ulama. Nah, berikut adalah dalil-dalil  yang membolehkan thalak:
Pertama, Dalil thalak dalam Al-Qur’an. Ada satu ayat di dalam Al-Qur’an yang menjadi dasar dari dibolehkannya thalak, yaitu surat Al Baqarah ayat 229 (lihat bunyi ayatnya di atas). Sebenarnya, selain ayat ini, ayat lain dalam surat yang sama juga dapat dijadikan dalil thalal, karena juga berbicara tentang thalak, yaitu Al Baqarah ayat 231. Nah, dua ayat Al-Qur’an menunjukkan bahwa thalak tidak dilarang dalam Islam, selama dilakukan dengan benar dan sesuai aturan syariat serta alasan-alasan yang dibenarkan oleh syariat.
وَإِذَا طَلَّقۡتُمُ ٱلنِّسَآءَ فَبَلَغۡنَ أَجَلَهُنَّ فَأَمۡسِكُوهُنَّ بِمَعۡرُوفٍ أَوۡ سَرِّحُوهُنَّ بِمَعۡرُوفٖۚ وَلَا تُمۡسِكُوهُنَّ ضِرَارٗا لِّتَعۡتَدُواْۚ وَمَن يَفۡعَلۡ ذَٰلِكَ فَقَدۡ ظَلَمَ نَفۡسَهُۥۚ وَلَا تَتَّخِذُوٓاْ ءَايَٰتِ ٱللَّهِ هُزُوٗاۚ وَٱذۡكُرُواْ نِعۡمَتَ ٱللَّهِ عَلَيۡكُمۡ وَمَآ أَنزَلَ عَلَيۡكُم مِّنَ ٱلۡكِتَٰبِ وَٱلۡحِكۡمَةِ يَعِظُكُم بِهِۦۚ وَٱتَّقُواْ ٱللَّهَ وَٱعۡلَمُوٓاْ أَنَّ ٱللَّهَ بِكُلِّ شَيۡءٍ عَلِيمٞ ٢٣١
Artinya: “Apabila kamu mentalak isteri-isterimu, lalu mereka mendekati akhir iddahnya, maka rujukilah mereka dengan cara yang ma´ruf, atau ceraikanlah mereka dengan cara yang ma´ruf (pula). Janganlah kamu rujuki mereka untuk memberi kemudharatan, karena dengan demikian kamu menganiaya mereka. Barangsiapa berbuat demikian, maka sungguh ia telah berbuat zalim terhadap dirinya sendiri. Janganlah kamu jadikan hukum-hukum Allah permainan, dan ingatlah nikmat Allah padamu, dan apa yang telah diturunkan Allah kepadamu yaitu Al Kitab dan Al Hikmah (As Sunnah). Allah memberi pengajaran kepadamu dengan apa yang diturunkan-Nya itu. Dan bertakwalah kepada Allah serta ketahuilah bahwasanya Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.” (QS. Al Baqarah [2]; 231)
Dan juga,
ٱلطَّلَٰقُ مَرَّتَانِۖ فَإِمۡسَاكُۢ بِمَعۡرُوفٍ أَوۡ تَسۡرِيحُۢ بِإِحۡسَٰنٖۗ وَلَا يَحِلُّ لَكُمۡ أَن تَأۡخُذُواْ مِمَّآ ءَاتَيۡتُمُوهُنَّ شَيۡ‍ًٔا إِلَّآ أَن يَخَافَآ أَلَّا يُقِيمَا حُدُودَ ٱللَّهِۖ فَإِنۡ خِفۡتُمۡ أَلَّا يُقِيمَا حُدُودَ ٱللَّهِ فَلَا جُنَاحَ عَلَيۡهِمَا فِيمَا ٱفۡتَدَتۡ بِهِۦۗ تِلۡكَ حُدُودُ ٱللَّهِ فَلَا تَعۡتَدُوهَاۚ وَمَن يَتَعَدَّ حُدُودَ ٱللَّهِ فَأُوْلَٰٓئِكَ هُمُ ٱلظَّٰلِمُونَ ٢٢٩
Artinya: “Talak (yang dapat dirujuki) dua kali. Setelah itu boleh rujuk lagi dengan cara yang ma´ruf atau menceraikan dengan cara yang baik. Tidak halal bagi kamu mengambil kembali sesuatu dari yang telah kamu berikan kepada mereka, kecuali kalau keduanya khawatir tidak akan dapat menjalankan hukum-hukum Allah. Jika kamu khawatir bahwa keduanya (suami isteri) tidak dapat menjalankan hukum-hukum Allah, maka tidak ada dosa atas keduanya tentang bayaran yang diberikan oleh isteri untuk menebus dirinya. Itulah hukum-hukum Allah, maka janganlah kamu melanggarnya. Barangsiapa yang melanggar hukum-hukum Allah mereka itulah orang-orang yang zalim.” (QS. AL Baqarah [2]; 229)
Kedua, Dalil dari hadits. Untuk memperkuat dalil Al-Qur’an, maka Rasulullah Saw. pun membenarkan tentang bolehnya thalak. Di antaranya adalah sebuah hadits yang diriwayatkan dari Ibnu Umar ra. bahwasannya dia menthalak istrinya yang sedang haid. Umar menanyakan hal itu kepada Rasulullah Saw., lalu beliau bersabda, “Perintahkan kepadanya agar dia merujuk istrinya, kemudian membiarkan bersamanya sampai suci, kemudian haid lagi, kemudian suci lagi. Lantas setelah itu terserah kepadanya, dia bisa mempertahankannya jika mau dan dia bisa menthalaknya (menceraikannya) sebelum menyentuhnya (jima’) jika mau. Itulah iddah seperti yang diperintahkan oleh Allah agar para istri yang dithalak dapat langsung menghadapinya (iddah).” (HR. Bukhari dan Muslim)
Ketiga, Ijma’. Ijma’ artinya kesepakatan. Nah, para ulama pun berijma’ bahwa thalak itu boleh. Berkata Asy-Syaikh Al-Allamah Shalih Al-Fauzan: “Sungguh telah dihikayatkan adanya ijma’ atas di syariatkannya thalak (cerai) lebih dari satu ulama.” (Al-Mulakhos Al-Fiqhiy, hlm 411)
Demikianlah dalil-dalil tentang dibolehkannya thalak. Dengan adanya dalil-dalil tersebut, maka Islam tidak melarang umatnya yang ingin menthalak atau bercerai dari istrinya dengan alasan yang dibenarkan dan sesuai dengan aturan syariat.

Hukum Talak (Perceraian) menurut Pandangan Islam

|




Thalak merupakan perkara halal yang paling dibenci oleh Allah Swt. Hal ini pernah dinyatakan dalam sebuah hadits (walau posisinya lemah) riwayat Abi Dawud, Baihaqi, dan Ibnu Adi. Lantas, apa hukumnya thalak menurut Islam? Tentang hal ini, berkata Asy-Syaikh Shalih Al-Fauzan: “Adapun hukumnya berbeda-beda sesuai dengan perbedaan keadaan, terkadang hukumnya mubah, terkadang hukumnya makruh, terkadang hukumnya mustahab (sunnah), terkadang hukumnya wajib, dan terkadang hukumnya haram. Hukumnya sesuai dengan hukum yang lima.” (Al-Mulakhos Al-Fiqhiy, hlm 410).
Berikut adalah lima hukum thalak menurut pandangan Islam:
Pertama, Makruh. Asal hokum thalak adalah makruh. Thalak menjadi makruh apabila suami menjatuhkan talak tanpa ada hajat (kebutuhan) yang menuntut terjadinya perceraian. Padahal keadaan rumah tangganya berjalan dengan baik.
Kedua, Haram. Dari makruh, thalak dapat berubah hukumnya ke haram. Talak yang hukumnya haram adalah ketika dijatuhkan tidak sesuai petunjuk syar’i. Misalnya, suami menjatuhkan talak dalam keadaan yang dilarang oleh syariat. Adapun keadaan yang dilarang itu terjadi pada dua keadaan: (1) Suami menjatuhkan talak ketika istri sedang dalam keadaan haid. (2) Suami menjatuhkan talak kepada istri pada saat suci setelah digauli tanpa diketahui hamil/tidak.
Ketiga, Mubah (boleh). Talak yang hukumnya mubah adalah ketika suami berhajat atau mempunyai alasan untuk menalak istrinya. Seperti karena suami tidak mencintai istrinya, atau karena perangai dan kelakuan yang buruk yang ada pada istri sementara suami tidak sanggup bershabar kemudian menceraikannya. Namun bersabar lebih baik. Hal ini sebagaimana firman Allah Swt.:
يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ لَا يَحِلُّ لَكُمۡ أَن تَرِثُواْ ٱلنِّسَآءَ كَرۡهٗاۖ وَلَا تَعۡضُلُوهُنَّ لِتَذۡهَبُواْ بِبَعۡضِ مَآ ءَاتَيۡتُمُوهُنَّ إِلَّآ أَن يَأۡتِينَ بِفَٰحِشَةٖ مُّبَيِّنَةٖۚ وَعَاشِرُوهُنَّ بِٱلۡمَعۡرُوفِۚ فَإِن كَرِهۡتُمُوهُنَّ فَعَسَىٰٓ أَن تَكۡرَهُواْ شَيۡ‍ٔٗا وَيَجۡعَلَ ٱللَّهُ فِيهِ خَيۡرٗا كَثِيرٗا ١٩
Artinya: “Hai orang-orang yang beriman, tidak halal bagi kamu mempusakai wanita dengan jalan paksa dan janganlah kamu menyusahkan mereka karena hendak mengambil kembali sebagian dari apa yang telah kamu berikan kepadanya, terkecuali bila mereka melakukan pekerjaan keji yang nyata. Dan bergaullah dengan mereka secara patut. Kemudian bila kamu tidak menyukai mereka, (maka bersabarlah) karena mungkin kamu tidak menyukai sesuatu, padahal Allah menjadikan padanya kebaikan yang banyak.” (QS. An Nisa’ [4]; 19)
Keempat, Sunnah. Talak juga dapat menjadi sunnah, apabila dijatuhkan oleh suami demi kemaslahatan istrinya serta mencegah kemudharatan jika tetap bersama dengan dirinya, meskipun sesungguhnya suaminya masih mencintainya. Contoh dari thalak jenis ini adalah sang istri sudah tidak mencintai suaminya, tidak bisa hidup dengannya dan merasa khawatir tidak bisa menjalankan tugasnya sebagai seorang istri. Maka talak yang dilakukan suami pada keadaan seperti ini terhitung sebagai kebaikan terhadap istri. Hal ini termasuk dalam keumuman firman Allah Swt.:
وَأَنفِقُواْ فِي سَبِيلِ ٱللَّهِ وَلَا تُلۡقُواْ بِأَيۡدِيكُمۡ إِلَى ٱلتَّهۡلُكَةِ وَأَحۡسِنُوٓاْۚ إِنَّ ٱللَّهَ يُحِبُّ ٱلۡمُحۡسِنِينَ ١٩٥
Artinya: “Dan belanjakanlah (harta bendamu) di jalan Allah, dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan, dan berbuat baiklah, karena sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik.” (QS. Al Baqarah [2]; 195)
Kelima, Wajib. Talak yang hukumnya wajib apabila suami yang meng-ila’ istrinya (bersumpah tidak akan menggauli istrinya) setelah masa penangguhannya selama empat bulan telah habis, bilamana ia enggan kembali kepada istrinya. Hakim berwenang memaksanya untuk menalak istrinya pada keadaan ini atau hakim yang menjatuhkan talak tersebut. (Silahkan lihat Taudiihul Ahkam : 5/488, Al-Mulakhos Al-Fiqhiy, hlm. 410, Fiqih Muyyasar, hlm. 306)
Itulah lima hukum thalak dalam Islam. Jadi, hukum asal thalak adalah makruh, kemudian dapat berubah menjadi empat hukum lainnya.

Intermezzo

 

©2009 Rizem's Archives | Template Blue by TNB