Hukum Talak (Perceraian) menurut Pandangan Islam

|




Thalak merupakan perkara halal yang paling dibenci oleh Allah Swt. Hal ini pernah dinyatakan dalam sebuah hadits (walau posisinya lemah) riwayat Abi Dawud, Baihaqi, dan Ibnu Adi. Lantas, apa hukumnya thalak menurut Islam? Tentang hal ini, berkata Asy-Syaikh Shalih Al-Fauzan: “Adapun hukumnya berbeda-beda sesuai dengan perbedaan keadaan, terkadang hukumnya mubah, terkadang hukumnya makruh, terkadang hukumnya mustahab (sunnah), terkadang hukumnya wajib, dan terkadang hukumnya haram. Hukumnya sesuai dengan hukum yang lima.” (Al-Mulakhos Al-Fiqhiy, hlm 410).
Berikut adalah lima hukum thalak menurut pandangan Islam:
Pertama, Makruh. Asal hokum thalak adalah makruh. Thalak menjadi makruh apabila suami menjatuhkan talak tanpa ada hajat (kebutuhan) yang menuntut terjadinya perceraian. Padahal keadaan rumah tangganya berjalan dengan baik.
Kedua, Haram. Dari makruh, thalak dapat berubah hukumnya ke haram. Talak yang hukumnya haram adalah ketika dijatuhkan tidak sesuai petunjuk syar’i. Misalnya, suami menjatuhkan talak dalam keadaan yang dilarang oleh syariat. Adapun keadaan yang dilarang itu terjadi pada dua keadaan: (1) Suami menjatuhkan talak ketika istri sedang dalam keadaan haid. (2) Suami menjatuhkan talak kepada istri pada saat suci setelah digauli tanpa diketahui hamil/tidak.
Ketiga, Mubah (boleh). Talak yang hukumnya mubah adalah ketika suami berhajat atau mempunyai alasan untuk menalak istrinya. Seperti karena suami tidak mencintai istrinya, atau karena perangai dan kelakuan yang buruk yang ada pada istri sementara suami tidak sanggup bershabar kemudian menceraikannya. Namun bersabar lebih baik. Hal ini sebagaimana firman Allah Swt.:
يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ لَا يَحِلُّ لَكُمۡ أَن تَرِثُواْ ٱلنِّسَآءَ كَرۡهٗاۖ وَلَا تَعۡضُلُوهُنَّ لِتَذۡهَبُواْ بِبَعۡضِ مَآ ءَاتَيۡتُمُوهُنَّ إِلَّآ أَن يَأۡتِينَ بِفَٰحِشَةٖ مُّبَيِّنَةٖۚ وَعَاشِرُوهُنَّ بِٱلۡمَعۡرُوفِۚ فَإِن كَرِهۡتُمُوهُنَّ فَعَسَىٰٓ أَن تَكۡرَهُواْ شَيۡ‍ٔٗا وَيَجۡعَلَ ٱللَّهُ فِيهِ خَيۡرٗا كَثِيرٗا ١٩
Artinya: “Hai orang-orang yang beriman, tidak halal bagi kamu mempusakai wanita dengan jalan paksa dan janganlah kamu menyusahkan mereka karena hendak mengambil kembali sebagian dari apa yang telah kamu berikan kepadanya, terkecuali bila mereka melakukan pekerjaan keji yang nyata. Dan bergaullah dengan mereka secara patut. Kemudian bila kamu tidak menyukai mereka, (maka bersabarlah) karena mungkin kamu tidak menyukai sesuatu, padahal Allah menjadikan padanya kebaikan yang banyak.” (QS. An Nisa’ [4]; 19)
Keempat, Sunnah. Talak juga dapat menjadi sunnah, apabila dijatuhkan oleh suami demi kemaslahatan istrinya serta mencegah kemudharatan jika tetap bersama dengan dirinya, meskipun sesungguhnya suaminya masih mencintainya. Contoh dari thalak jenis ini adalah sang istri sudah tidak mencintai suaminya, tidak bisa hidup dengannya dan merasa khawatir tidak bisa menjalankan tugasnya sebagai seorang istri. Maka talak yang dilakukan suami pada keadaan seperti ini terhitung sebagai kebaikan terhadap istri. Hal ini termasuk dalam keumuman firman Allah Swt.:
وَأَنفِقُواْ فِي سَبِيلِ ٱللَّهِ وَلَا تُلۡقُواْ بِأَيۡدِيكُمۡ إِلَى ٱلتَّهۡلُكَةِ وَأَحۡسِنُوٓاْۚ إِنَّ ٱللَّهَ يُحِبُّ ٱلۡمُحۡسِنِينَ ١٩٥
Artinya: “Dan belanjakanlah (harta bendamu) di jalan Allah, dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan, dan berbuat baiklah, karena sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik.” (QS. Al Baqarah [2]; 195)
Kelima, Wajib. Talak yang hukumnya wajib apabila suami yang meng-ila’ istrinya (bersumpah tidak akan menggauli istrinya) setelah masa penangguhannya selama empat bulan telah habis, bilamana ia enggan kembali kepada istrinya. Hakim berwenang memaksanya untuk menalak istrinya pada keadaan ini atau hakim yang menjatuhkan talak tersebut. (Silahkan lihat Taudiihul Ahkam : 5/488, Al-Mulakhos Al-Fiqhiy, hlm. 410, Fiqih Muyyasar, hlm. 306)
Itulah lima hukum thalak dalam Islam. Jadi, hukum asal thalak adalah makruh, kemudian dapat berubah menjadi empat hukum lainnya.

0 komentar:

Intermezzo

 

©2009 Rizem's Archives | Template Blue by TNB